Jumat, 11 Maret 2011

The Beauty of Black Swans

ihiy, gua akhirnya menemukan hal yang bisa gua ceritain di blog gua yang sangat sepi ini, pengunjungnya dikit banget lagi hiks sedih emang #ngelapairmata 


okay, kembali ke pembicaraan. gua sekarang mau cerita tentang.... Black Swan. Black Swan disini bukan film tentang balet itu lho, atau bukan juga Teori Black Swan mengenai peristiwa langka yang mengakibatkan dampak yang sangat besar (kata paman Wikipedia), tapi ini Black Swan beneran, angsa hitam gitu. kenapa gua mau ngomongin hal ini? karena... angsa hitam telah mencuri hatiku. #plak 


yohai, let's start! (sengaja warnanya nyolok mata hahahaha)


Jadi, Angsa Hitam atau nama bulenya itu Black Swan atau nama gaulnya itu Cygnus atratus, adalah jenis angsa yang berwarna hitam (jelas banget lah). Angsa ini memiliki bulu yang hitam legam, dan beberapa ada juga yang sayapnya putih gitu. kayak gini nih : 


(yang ini bulunya hitam semua, lucu banget) 

(yang ini sayapnya putih, keren ya) 

Angsa jenis ini juga memiliki paruh yang warnanya merah, dan kaki-kakinya itu warnanya abu-abu. Panjang tubuhnya itu bisa mencapai 142 cm dan beratnya bisa mencapai 9 kilogram. Rentangan sayap dari burung ini ada yang pernah mencapai 3 meter lho! keren banget :D 

Angsa ini tersebar di Australia Selatan, terutama Tazmania. Di New Zealand juga ada, padahal dulu sempet diburu gitu deh katanya. Walaupun Angsa Hitam ini dikatergorikan sebagai hewan yang belum langka, tetep aja, Australia National Park melindungi keberadaan angsa-angsa ini. Untuk di Indonesia, gua pernah baca ada taman satwa yang udah berhasil mengembang-biakkan Angsa Hitam, kalau ga salah di wilayah Garut. gua lupa nama taman satwanya hehe peace --v 

Kebanyakan, angsa-angsa ini itu vegetarian, jadi cuma makan tumbuhan aja. kayak tanaman-tanaman di sekitara danau, sama ganggang gitu. nih ada fotonya, angsa hitam lagi nyari makan : 

(pertama gua liat, gua kira ini mati #dilempar) 

Yang bikin gua bener-bener kagum sama angsa ini adalah (selain bulunya yang oh-my-God sangat indah), gua baru tau kalo angsa ini monogami. Jadi, pasangannya tuh cuma satu. Setia banget ga sih? Manusia mah kalah telak deh kalau diadu kesetiannya sama Angsa Hitam. Bayangin aja, cuma ada 6% dari Angsa hitam yang 'bercerai'! Kalo begitu, gua mau pacaran sama Angsa Hitam aja deh. #sinting 

(sweet banget ini ck, iri gua #slapped)


Kalau udah nemuin pasangannya, setelah kawin juga, si induk ini bakalan buat sarang dan bertelur. Biasanya, mereka bertelur di bulan Ferbuari sampai September. Biasanya, angsa ini berkoloni dan bikin sarang di rerumputan deket danau yang tingginya lebih dari 1 meter. Mereka mengerami 8 telurnya di sarang itu, dan ga cuma induk aja yang ngurusin telurnya, tapi ayahnya juga. Orangtua angsa bakalan berkolaborasi melindungi sarang. *so sweet* 



Setelah sekitar 35-40 hari, telur-telur tadi bakalan menetas jadi anak-anak angsa yang lucu-lucu banget. Anak-anak ini diurus sama orangtua mereka sampai umur mereka 6 bulan dan bisa hidup sendiri :) 



Sekiranya kayak gitu cerita singkat hidupnya Angsa Hitam. Coba aja ga dilindungi, gua gacul terus gua piara di rumah deh. Karena gua bener-bener suka banget sama angsa ini. Hitam, berparuh merah, dan setia. 

Sekian deh postingan kali ini, semoga ngasih wawasan baru buat yang baca *setelah capek baca post-post galau gua sebelumnya, maaf yaa* :D 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar